HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN TUBUH TERHADAP HASIL LEMPAR CAKRAM SISWA KELAS VIII SMPN 5 RANGSANG PESISIR

Penulis

  • Wahyuni Saputri Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Meranti
  • M. Ulil Abshor Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Meranti
  • Erna Lestari Rambe Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Meranti

Kata Kunci:

kekuatan otot lengan, keseimbangan, lempar cakram

Abstrak

Penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti melihat masih banyak peserta didik yang belum menguasai gerakan dasar dalam lempar cakram. Kondisi ini berdampak langsung terhadap pencapaian nilai dan prestasi mereka di bidang lempar cakram siswa kelas VIII SMPN 5 Rangsang Pesisir Penelitian ini dilakukan di SMPN 5 Rangsang Pesisir dengan menggunakan jenis penelitian korelasional dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 19 siswa. Data diambil dengan pengukuran terhadap kekuatan otot lengan (Medicine Ball Put), keseimbangan (stork stand) dan kemampuan lempar cakram (Y). Data yang telah diperoleh dianalisis dengan korelasi Product Moment (tunggal) dan ganda, pada taraf signifikansi 0.05α. Berdasarkan hasil analisis data bahwa (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap hasil lempar lempar cakram siswa kelas VIII SMPN 5 Rangsang Pesisir. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rx1y = 0.594 > rtab 0.455, dengan thit= 3,050 > ttab 1.739 berarti Hipotesis Kerja (Ha) dapat dibuktikan dengan Koefisien Determinasi = (0.594)2 x 100 = 35,37%. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan terhadap hasil lempar lempar cakram siswa kelas VIII SMPN 5 Rangsang Pesisir. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rx2Y = 0.521 > rtab 0.455, dengan thit = 1,927 > ttab 1.739 berarti Hipotesis Kerja (Ha) dapat dibuktikan dengan Koefisien Determinasi = (0.521)2 x 100 = 27,23%. (3) Terdapat hubungan antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan tubuh secara bersamaan terhadap hasil lempar lempar cakram siswa kelas VIII SMPN 5 Rangsang Pesisir. Hasil analisis diperoleh rx1x2Y = 0.522 > rtab 0.455 Koefisien Determinasi = (0.522)2 x 100 =27,27%. Artinya Variabel X1,X2 berkontribusi sebagai indenpenden variabel sebesar 27,27% terhadap dependen variabel. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa kedua element kondisi fisik memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan lempar cakram

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-19

Cara Mengutip

Saputri, W., Abshor, M. U., & Rambe, E. L. (2026). HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN TUBUH TERHADAP HASIL LEMPAR CAKRAM SISWA KELAS VIII SMPN 5 RANGSANG PESISIR. Jurnal Online Mahasiswa : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi, 1(1), 133–140. Diambil dari https://ojssystem.stkipmeranti.ac.id/OJS/index.php/JIPJKO/article/view/87