HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN REAKSI KAKI TERHADAP HASIL LARI SPRINT 100 METER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TEBING TINGGI BARAT
Kata Kunci:
Daya Ledak, Otot Tungkai, Kecepatan Reaksi,, Lari Sprint 100 MeterAbstrak
Penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti siswa kelas VIII tidak bisa melakukan gerakan lari sprint dengan optimal, hal ini diduga karena siswa tidak memahami teknik lari sprint 100 meter, kurangnya kecepatan reaksi kaki para sebagian siswa yang membuat siswa terlambat atau delay ketika proses awalan lari oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Barat Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Barat dengan menggunakan jenis penelitian korelasional dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 15 siswa. Data diambil dengan pengukuran terhadap daya ledak otot tungkai (Standing Board Jump), kecepatan reaksi (foot reaction test) dan kemampuan lari sprint 100 Meter (Y). Data yang telah diperoleh dianalisis dengan korelasi Product Moment (tunggal) dan ganda, pada taraf signifikansi 0.05α. Berdasarkan hasil analisis data bahwa (1) Terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari sprint 100 meter pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Barat. Berdasar hasil analisis data diperoleh harga rx1y = 0.714 > rtab 0.514, dengan thit = 3,678 > ttab 1.770 berarti Hipotesis Kerja (Ha) dapat dibuktikan, dengan Koefisien Determinasi = (0.714)2 x 100 = 50.99%. (2) Terdapat hubungan antara kecepatan reaksi kaki terhadap hasil lari sprint 100 meter pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Barat. Berdasar hasil analisis data diperoleh harga rx2Y = 0.756 > rtab 0.514, dengan thit = 4.171 > ttab 1.770 berarti Hipotesis Kerja (Ha) dapat dibuktikan, dengan Koefisien Determinasi = (0.756)2 x 100 = 57.24%. (3) Terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki terhadap hasil lari sprint 100 meter pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Barat. Hasil analisis diperoleh rx1x2Y = 0,812 > rtab 0.514 Selanjutnya diperoleh Koefisien Determinasi (X1,2Y) sbb : Koefisien Determinasi = (0.812)2 x 100 =66%. Artinya Variabel X1,2 berkontribusi sebagai indenpenden variabel terhadap dependen variabel (Y). Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa kedua element kondisi fisik memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan lari sprint 100 MeterUnduhan
Diterbitkan
2026-07-17
Cara Mengutip
Niarti, N., ra, E. L., & Abshor, M. U. (2026). HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN REAKSI KAKI TERHADAP HASIL LARI SPRINT 100 METER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TEBING TINGGI BARAT. Jurnal Online Mahasiswa : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi, 1(1), 39–50. Diambil dari https://ojssystem.stkipmeranti.ac.id/OJS/index.php/JIPJKO/article/view/79
Terbitan
Bagian
Artikel











.png)
.png)

